Langsung ke konten utama

7 Hobi yang Bisa Bikin Dompetmu Tebal




Hobi adalah sebuah kegiatan yang biasanya sering digunakan di waktu luang. Saat tidak ada kesibukan, hobi merupakan salah satu cara untuk membunuh kejenuhan. Bagi sebagian orang bahkan hobi bisa menjadi sebuah terapi penyembuhan bagi penyakitnya. Dengan memiliki hobi ia akan selalu merasa senang karena segala tekanan hingga rasa kesal tergantikan oleh kegiatan hobi, seolah hati dan pikiran tidak diberikan spare waktu untuk memikirkan berbagai permasalahan. Hobi seolah menjadi oase dari berbagai kepenatan rutinitas sehari-hari.

Karena hobi itu menyenangkan, banyak orang yang akhirnya menjadikan hobi mereka sebagai pekerjaan utamanya. Namun, bagi yang sudah memiliki usaha atau pekerjaan yang mapan, tidak salah juga menekuni hobi untuk menambah pundi-pundi penghasilan.
Berikut adalah beberapa hobi yang bisa kamu geluti sekaligus mendapatkan penghasilan tambahan.
  
Hobi fotografi
Saat ini fenomena selfie atau swafoto semakin marak di kalangan masyarakat. Hal ini seiring dengan berkembangnya teknologi handphone dengan resolusi lensa yang cukup mumpuni untuk mengabadikan momen-momen indah. Namun, lebih dari itu, kemudahan ini, ditunjang kesenangan selfie kamu bisa kamu asah untuk menangkap objek lainnya. Tentunya bukan hanya asal jepret, namun juga dengan mempertimbangkan sudut pandang dan pencahayaan. Selain itu, kamu bisa memajang hasil karya mu di jejaring social yang kamu miliki, atau di situs-situs online yang biasa menampung hasil karya fotografi. Biasanya jika ada yang tertarik dengan hasil karyamu mereka akan membelinya atau membayarmu untuk melakukan berbagai pemotretan. Atau, jika kamu sudah merasa mahir, kamu bisa mengajukan diri sebagai fotografer freelance. Jika pun kurang mahir, kamu bisa memperdalam ilmu fotografimu lewat tutorial yang di sediakan internet.

Hobi menggambar
Kamu senang menggambar? Jika kamu pernah ditegur oleh guru atau orangtua karena keasyikan menggambar, jangan kecil hati, karena hobi kamu yang satu ini bisa menghasilkan uang. Seperti halnya dengan fotografi, kamu bisa memajang hasil-hasil gambarmu di berbagai media online. Jika ada orang yang tertarik, kamu bisa saja mendapatkan tawaran kerja sebagai illustrator freelance atau malah tetap di suatu perusahaan. Atau kamu juga bisa mengajukan diri sebagai ilustrator profesional. Namun, tentunya, teknik gambarmu juga harus ditingkatkan. Range penghasilan yang bisa kamu dapat sekitar Rp50 rb pergambar (situasi), bahan lebih jika gambarmu memang benar-benar bagus. Apalagi jika kamu bisa menembus pasar internasional, seperti Adrian Syaf yang kini mendapat kontrak dari DC Comic hingga dibayar rastusan dolar per gambar Jadi, sering-seringlah berlatih dengan banyak menggambar, namun jangan sampai lupa waktu juga.

Hobi menulis
Kegiatan menulis juga menjadi salah satu hobi yang bisa menghasilkan pundi-pundi penghasilan. Bahkan kamu bisa menjadi jutawan dengan menjadi seorang penulis. Tahukah kamu berapa penghasilan yang didapat Andrea Hirata? Tahukah kamu bahwa kekayaan JK Rowling bisa melebihi kekayaan Ratu Elizabeth? Semua kekayaan itu mereka dapat dari menulis. Jika kamu senang menulis cerita, kamu bisa menulis novel atau cerpen lalu ajukan ke penerbitan, jika penerbit suka, naskah kamu akan diterbitkan dan kamu pun mendapatkan honor, baik secara royalty atau dengan sistem jual lepas. Atau kamu bisa mengajukan cerpen-cerpenmu ke media cetak, seperti Koran atau majalah. Honor yang bisa kamu dapatkan dari membuat cerpen beragam, yaitu mulai dari seratus ribu hingga satu jutaan. Jika kamu tidak begitu suka dengan cerpen

Hobi ngeblog
Ngeblog saat ini semakin marak. Adanya penyedia blog gratisan menumbuhkan blogger-blogger baru dengan genre masing-masing. Kamu juka bisa menyalurkan hobi menulis kamu dengan membuat blog, semakin banyak kamu menulis, apalagi jika materi blog kamu manarik, semakin banyak pembaca yang mengunjungi blog kamu, traffic pun semakin tinggi, semakin banyak orang mengapresiasikan hasil tulisanmu. Apalagi jika yang kamu ulas adalah tentang suatu produk, siapa tahu kamu menjadi brand ambassador suatu produk. Kamu juga bisa meningkatkan pendapatanmu dengan Adsense. Sudah banyak orang yang meraup hasil dari Adsense, bahkan bisa mencapai puluhan juta rupiah jika blog kamu banyak dikunjungi.

Hobi mendaki gunung
Kamu pecinta alam dan senang mendaki gunung? Kamu bisa meraup banyak untung dari hobi ini. Jika kamu sudah sering melakukan pendakian, apalagi khatam dengan beberapa situs pendakian, kamu pasti sudah mafhum mengenai trek pendakian yang aman yang bisa kamu lalui. Dengan pengalaman tersebut, kamu bisa menjadi guide bagi para pendaki gunung, terutama yang belum begitu mengenal trek pendakian. Selain itu, peralatan mendaki gunung yang kamu miliki bisa kamu sewakan kepada para pendaki gunung.

Hobi memasak
Memiliki hobi memasak adalah hal yang paling menguntungkan. Jika kamu merasa yakin bahwa hasil masakanmu enak ditambah lagi dengan jiwa marketing yang tinggi, bukan tidak mungkin jika kamu bisa sukses di bidang kuliner. Sudah banyak yang sukses di bidang ini, yang dimulai dengan hobi memasak. Apalagi, setiap orang pasti butuh makan. Jadi, menjadikan hobi masak menjadi peluang usaha sangat mungkin dan menguntungkan, apalagi jika kamu bisa menyajikan rasa masakan yang autentik.

Hobi main game
Sekilas hobi ini seperti hanya buang-buang waktu saja dan juga uang. Namun, tidak bagi para gamer. Ditambah lagi dengan jiwa marketing, justru hobi main game juga bisa membawa untung dan membuat dompetmu tebal. Seorang gamer profesional asal Jepang bernama Maru-chan digaji hingga 1 juta yen (atau sekitar Rp 112 juta) oleh perusahaan pembuat game bernama ArcheAge. Tugasnya hanya memainkan game tersebut selama 12 jam. Selain itu, Top Itipat, CEO dari TaoKaeNoi Food , sebelum membangun perusahaannya, ia adalah seorang gamer online. Suatu ketika ia menjual salah satu item di dalam game dan hasilnya cukup besar. Dari situlah Top mulai melakoni bisnis berdagang. Hingga akhirnya, kudapan berupa rumput laut bernama TaoKaeNoi membawanya ke puncak kesuksesan.

Selain aneka hobi di atas, tentunya masih banyak lagi hobi-hobi lainnya, yang jika dijalani dengan serius justru akan mempertebal dompetmu. Bahkan bisa jadi malah kamu menjadikan hobimu itu profesi atau penghasilan utamamu. Selama hobi kamu itu positif, mengapa tidak kamu kembangkan saja?



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Aku ingin menulis

Aku ingin menulis Apapun dalam benakku, tentang kekasih, tentang teman, Tentang Tuhan, tentang hidup, apa saja

Mau Jadi Apa Kamu Hari Ini?

http://www.massmailsoftware.com Seorang sahabat, atau katakanlah saudara, pernah mengatakan kepada saya dengan megutip perkataan seorang musisi mualaf bernama Yusuf Islam; “What I do today is important because I am exchanging a day of my life for it.” Yang artinya kira-kira, “Yang aku lakukan saat ini adalah penting karena saya menukar satu hari dalam hidupku untuk itu.” Dengan kata lain, mempergunakan sehari dalam hidup kita sebaik-baiknya setiap hari dan setiap waktu. Hari ini harus lebih baik daripada hari kemarin, dan hari esok harus lebih baik daripada hari ini. kita dan segala bentuk bernyawa lainnya, bahkan yang tidak bernyawa sekalipun, berubah setiap harinya, bahkan setiap detiknya. Kita yang dulu bukanlah kita yang sekarang dan begitupun di esok hari. Pengertiannya, perubahan dan pergantian tersebut adalah mutlak terjadi, baik kita sadari ataupun tidak. Seekor kupu-kupu misalnya, awalnya adalah seekor ulat kecil melata dan untuk sebagian orang terlihat jijik, mengalami evolus...

Benarkah Nilai Raport Itu Tidak Penting?

Beberapa waktu yang lalu, seorang kenalan bercerita saat pembagian raport anaknya, ia tampak terbelalak melihat raport anakanya. Tak disangka tak dinyana sang buah hati mendapat ranking 23. Usut punya usut,ternyata sebelumnya sang anak mendapat ranking 3 sebelum ia naik ke kelas 5. Bahkan, berdasarkan akuannya, meskipun tidak pernah juara kelas, namun sang buah hati selalu masuk sepuluh besar dan selalu menunjukkan peningkatan dari tahun ke tahun. Di rumah ia selalu belajar, tidak pernah abai akan tugas-tugas sekolahnya. Tujuannya satu, jadi juara kelas. Upayanya itu terlihat dari hasil ranking yang didapatnya saat kenaikan kelas, sang buah hati berhasil menjadi juara tiga di kelas. Namun, setelah duduk di bangku kelas 5, sang wali kelas menempatkannya di urutan ke-23. Si buah hati kecewa, sampai nangis. Tentu saja kenalanku itu merasa sedih dan kecewa melihatnya, mengingat perjuangan anaknya yang begitu besar. Di sisi lain, ada teman satu kelasnya yang tiba-tiba ranking du...