Langsung ke konten utama

Apa Bedanya Penulis dengan Pengarang?



Apa Bedanya Penulis dengan Pengarang?
Penulis berasal dari kata dasar ‘tulis’, yaitu kata kerja yang berarti mengguratkan atau membuat huruf atau angka dengan menggunakan alat tulis. Kemudian, ditambahkan awalan pe- menjadi penulis, yang menurut KBBI berarti, orang yang melakukan kegiatan menulis, atau pengarang, pantera, sekretaris, setia usaha, pelukis dan penggambar. 
Sedangkan pengarang berasal dari kata ‘karang’ yang berarti menulis dan menyusun sebuah cerita, buku, sajak, dan sebagainya. Dengan demikian, pengarang adalah orang yang melakukan kegiatan tulis-menulis, menyusun sebuah buku, apapun jenisnya. 
Berdasarkan penjelasan di atas dapat dilihat bahwa antara pengarang dan penulis adalah dua makhluk yang sama bila dilihat dari segi kegiatannya, sedangkan dari sisi bidang kajian, pengarang memiliki makna yang lebih spesifik, yaitu orang yang membuat buku, cerita, sajak, dan sebagainya. Dalam bahasa Inggris, penulis berarti writer dan pengarang berarti author.
Penulis atau writer adalah seseorang yang menulis buku atau artikel secara professional, atau seseorang yang dapat menulis dengan baik dan menikmati proses kepenulisan, atau menikmati kegiatan menulis. Sedangkan, pengarang atau author adalah orang yang menulis buku, baik fiksi maupun nonfiksi dan dilakukan sebagai sebuah profesi. Selain itu, pengarang juga berarti pencipta sesuatu. Menurut kamus Oxford Advanced Learner’s Dictionary, yang disebut dengan writer adalah
1.      A person whose job is writing books, stories, articles, etc. 2. A person who has written particular thing, 3. A person who forms letters in a particular way when they are writing.
Sedangkan makna author menurut kamus yang sama adalah
1.      A person who writes books or the person who wrote the particular book, 2. The person who creates or starts something, especially a plan or an idea.
Dari pemaparan di atas terlihat ada kesamaan antara penulis dan pengarang, namun jika diperhatikan secara saksama keduanya memiliki perbedaan yang sangat tipis, yaitu penulis berarti orang yang melakukan kegiatan menulis, baik itu artikel atau cerita dengan menggunakan dan mengembangkan ide yang sudah ada menjadi ide dan bentuk baru. Sedangkan, pengarang bisa dikatakan ia menciptakan ide baru untuk ia tuliskan, apakah itu buah pikirannya tentang ilmu pengetahuan, baik yang bersifat eksakta ataupun noneksakta, atau karya fiksi yang betul-betul orisinil, baik dari segi ide cerita maupun plotnya.
            Kendati demikian, secara garis besar, baik penulis maupun pengarang  adalah orang yang sama-sama menulis atau membuat karya tulis. Di sini yang membedakan adalah jenis tulisan yang dibuatnya dan gaya bahasa yang digunakan. Karena tidak semua penulis atau pengarang suatu bidang tertentu, nonfiksi misalnya, memiliki gaya bahasa yang sama. Gaya bahasa ini mewakili gaya tutur masing-masing penulis, ada yang mengalir, ada yang tersendat-sendat, bahkan ada yang jelimet sehingga harus berulang kali membaca baru bisa memahami. Akan tetapi, terlepas dari itu semua, setiap penulis atau pengarang adalah pembaca yang berusaha berbagi pemahamannya atas ilmu yang ia dapatkan dari hasil proses membacanya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Positive Thinking! Itu yang Kita Butuhkan

Kehidupan di dunia saat ini semakin berat dan menantang dari hari demi hari, khususnya di negara yang katanya kaya akan sumber daya alamnya ini pun sebagian rakyatnya menjerit tergilas laju perekonomian yang tidak berpihak pada mereka (rakyat kecil). Si kaya tambah kaya dan si miskin tambah miskin. Sedangkan janji-janji pemerintah tentang pengentasan kemiskinan seolah menjadi uporia saja, padahal perut butuh diganjal nasi bukan basa basi. Tidak heran jika setiap ada pembagian zakat atau daging qurban selalu terjadi kekacauan, masyarakat banyak yang berebut tanpa mempedulikan siapa yang mereka dorong atau injak, demi mendapatkan beberapa lembar puluhan ribu rupiah atau sekantung daging mereka menjadi beringas tidak peduli lagi mana kawan atau saudara. Akibatnya banyak berjatuhan korban hingga korban jiwa. Bukan masyarakat miskin saja yang merasa tertekan akan dampak kerasnya kehidupan dan banyaknya kebutuhan hidup, namun aparat pemerintah pun turut pula resah, sehingga segala upaya pun ...

Buanglah Sampah di Mana Saja

By Omettokun sumber gambar: http://majarimagazine.com Polemik Permasalahan Sampah yang Meradang di Kota Kembang Sebelum terkenal sebagai pusat belanja aneka produk distro dan FO, Bandung terkenal dengan julukan Kota Kembang, karena keindahan kota yang bersih, asri, sejuk, dan tentu saja berbunga. Pada saat ini pun pemerintah kota Bandung telah mencanangkan Bandung sebagai kota yang bermartabat, yaitu kota yang bersih, makmur, dan bersahabat. Dan belum lama ini pemkot juga tengah berusaha menetapkan Bandung menjadi kota yang religious. Dengan segala embel-embel yang diberikan kepada kota ini, seharusnyalah Bandung menjadi kota yang nyaman untuk ditinggali, baik di mata maupun dirasa. Akan tetapi, beberapa waktu yang lalu Kota Kembang ini pernah menyandang kota sampah karena pemerintah telah gagal dalam menanggulangi sampah, setelah tragedi Leuwi Gajah.

How to Develop Your Reading Skill

By: Omettokun Membaca merupakan kegiatan yang sederhana dan mudah. Siapapun dapat membaca jika ia tidak buta huruf. Akan tetapi, membaca yang benar, memahami benar bahan bacaannya dan menjadikan membaca sebagai kegiatan harian tentu saja tidak semua orang melakukannya, apalagi yang menjadi bahan bacaannya adalah bahasa asing seperti bahasa Inggris. Orang yang hobi baca sekalipun belum tentu ngeuh untuk melahap materi berbahasa asing. Kendati demikian, saat ini penguasaan bahasa Inggris menjadi salah satu kriteria yang harus dikuasai oleh setiap orang, baik secara lisan maupun tulisan. Dengan demikian, bahasa Inggris telah menjadi bahasa yang tidak asing meskipun masih dalam setatus asing.